Himatif FMIPA Unpad
Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Unpad
  • Home
  • BE
    • Biro ADK
    • Biro Keuangan
    • Biro Media Informasi
    • Biro PO
    • Dept. Hubeks
    • Dept. Hubin
    • Dept. Kaderisasi
    • Dept. Keilmuan
    • Dept. Keprofesian
    • Dept. Kewirausahaan
    • Dept. Miba
    • Dept. PTI
    • Dept. Sosial
  • DPA
    • Komisi I
    • Komisi II
    • Komisi III
    • Komisi IV
  • Mubes
  • Blog
  • About
  • Contact Us
Cover TraceTogether
June 11 2020

Singapura buat Perangkat “Tracing” Covid-19 berukuran sebesar coin.

Himatif Unpad Imazine

Hallo akang teteh ! Bagaimana kabarnya saat ini ? semoga di masa yang harus tetap #staysafe #dirumahaja bisa tetap sehat terus ya !

Banyak sekali cara yang dilakukan oleh beberapa negara untuk mencoba mengatasi dan meminimalisir penyebaran virus covid-19 yang ada saat ini. Segala percobaan dan penelitian dilakukan untuk membantu mencegah terjadinya penyebaran yang meluas.

Singapura, merupakan salah satu negara yang membuat terobosan baru untuk meminimalisir laju penyebaran virus covid-19.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Singapura merilis aplikasi TraceTogether untuk membantu melacak sebaran virus corona di negara tersebut. Kini, negara itu dikabarkan sedang bersiap merilis perangkat keras yang bisa dibawa kemana-mana (wearable) untuk keperluan contact tracing, yakni TraceTogether Token. Bentuknya mungil seukuran koin. TraceTogether Token bekerja dengan gelombang Bluetooth berjangkauan pendek untuk mendeteksi apakah di sekitar penggunanya ada orang yang positif terinfeksi Covid-19.

Untuk melakukan ini, TraceTogether Token berinteraksi (via Bluetooth) dengan perangkat-perangkat token lain dan smartphone yang dipasangi apliaksi Trace Together, yang dibawa oleh orang di sekitar. Rekaman interaksi tadi kemudian disimpan di dalam token. Apabila penggunanya di kemudian hari terinfeksi Covid-19, TraceTogether Token mesti diserahkan kepada petugas pemerintah, yang kemudian akan melakukan contact tracing berdasarkan data dalam token. Terkait dari Strait Times, token ini menyimpan data selama 25 hari sebelum menghapusnya secara otomatis.

Pemerintah Singapura menegaskan bahwa TraceTogether Token bukanlah electronic tag serta tidak bisa melacak lokasi atau pergerakan penggunanya. Token tidak memiliki chip GPS ataupun sambungan internet. TraceTogether Token rencananya akan mulai didistribusikan ke warga Singapura menjelang akhir Juni. Warga yang tidak memiliki ponsel akan diprioritaskan untuk mendapat token.

Diharapkan dengan adanya aplikasi TraceTogether bisa meminimalisir laju penyebaran covid-19, dan menjadikan aktivitas bisa berjalan seperti sedia kala.

Dengan segala percobaan dan penelitian yang dilakukan, akang teteh diharapkan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan, serta tetap menjalankan segala tindakan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Semangat terus, tetap produktif, dan #staysafe !

Sumber : tekno.kompas.com

Facebook Messenger Rooms Sudah Hadir di Indonesia Para Ilmuwan Berhasil Mencoba Teleportasi antar Elektron

Related Posts

IMG_0968 (1)

Imazine, Proker

IFFD 2023: Memperingati 10 Tahun Himatif dengan Nuansa Nusantara

Rock_Pigeon_Columba_livia

Imazine

Burung Merpati Punya Kepintaran Seperti AI

IMG_9962 (1)

Imazine, Proker

IFest 2023 Last Act

Search Our Website

Himatif FMIPA Unpad
Nomor Inventaris ADK F/Himatif/007

Recent Posts

  • Mei yang Padat, Hangat, dan Bermakna
    May 31, 2026
  • Berbagi Fokus, Merawat Sinergi
    April 30, 2026
  • Menebar Kepedulian, Menata Produktivitas, Merangkul Kreativitas
    March 30, 2026

About Himatif

Himatif FMIPA Unpad atau Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran adalah organisasi mahasiswa tingkat jurusan di FMIPA Unpad. Himatif FMIPA Unpad resmi didirikan pada tanggal 22 Desember 2013.

Contact Us

Hello There! For any inquiries kindly contact us at mail [email protected] or [email protected] or Add our Line Official Account @himatifunpad