Bulan Maret tiba dengan keistimewaannya. Di bulan yang penuh berkah ini, Departemen Hubungan Internal bersama Departemen Hubungan Eksternal menghadirkan program kerja yang membawa nilai kebersamaan: NgabuburTI. Kegiatan NgabuburTI terbuka bagi seluruh sivitas akademika, mulai dari Kepala Departemen, Kepala Program Studi, para dosen, hingga mahasiswa dari berbagai angkatan. Lebih dari sekadar menunggu waktu berbuka, NgabuburTI dirancang sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan melalui kegiatan tukar makanan (potluck) dan permainan bersama. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menandai harmoni akademik di bulan yang penuh makna ini.
Semakin menjelang sore, semangat berbagi justru tak kunjung padam. Anggota Departemen Sosial mengawali aksi nyata mereka dengan membagikan takjil kepada masyarakat sekitar. Para pekerja pom bensin, satpam, hingga badut jalanan turut merasakan kehangatan kepedulian yang dibungkus dalam INTEL. Kegiatan ini bukan hanya berbagi takjil, melainkan ajakan bagi seluruh mahasiswa untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan menyebarkan kebahagiaan kepada sesama.
Memasuki satu bulan masa kepengurusan, Kabinet Cakrawala tidak hanya fokus pada kegiatan sosial. Departemen Pengembangan Organisasi menggelar Seminar Keorganisasian bertema “Organisation Productivity”. Hadir sebagai pemateri, Bhiva Diaz Birawan membahas sejumlah prinsip fundamental dalam berorganisasi. Ia mengawali dengan menegaskan pentingnya niat sebagai fondasi yang melandasi setiap tindakan. Kemudian, ia mengupas konsep matriks urgensi dan kepentingan (urgent-important) sebagai alat bantu dalam menyusun skala prioritas. Yang menarik, pemateri juga menanamkan budaya organisasi yang dikenal dengan istilah 3R: respect time, respect people, dan respect system. Ketiga prinsip ini menjadi antitesis terhadap budaya “ngaret”. Lebih jauh, ia mengajak peserta untuk memahami pentingnya time boundaries melalui metode time blocking guna menghindari capacity overload. Setiap anggota organisasi didorong untuk mengenali kapasitas dirinya dan menentukan prioritas berdasarkan dampak. Tidak lupa, prinsip stoikisme ikut menjadi penutup yang menguatkan: ketika suatu hal tidak tampak jelas kesesuaiannya, maka lebih baik untuk tidak dipaksakan (when it’s not clear, yes, then it’s a no).
Di tengah kegiatan sosial dan seminar, semangat lain justru tumbuh di ranah yang lebih santai tentu tak kalah bermakna. Himatif resmi membuka Informatics Sport, Art, and Game Tournament (Instagram) 2026 sebagai wadah bagi seluruh anggota untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga, seni, dan game online. Instagram hadir sebagai ruang untuk mempererat rasa kekeluargaan, membangun solidaritas, serta menciptakan kebersamaan di antara sesama mahasiswa satu jurusan. Kini, turnamen untuk kategori game online telah memasuki babak pelaksanaan dengan mempertandingkan PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), Mobile Legends: Bang Bang, dan Valorant.
Di penghujung Maret, Departemen Hubungan Eksternal berkolaborasi dengan Departemen Keprofesian dan Departemen Keilmuan memperkenalkan konsep baru Informatics Festival (IFest) 2026 melalui sosialisasi daring. Bertemakan Expanding the Horizon of Digital Innovation, ajang kompetisi teknologi informasi tahunan ini dirancang sebagai ruang eksplorasi keterampilan digital lintas bidang dari AI, keamanan siber, pengembangan perangkat lunak, data science, desain digital dan lainnya. Sosialisasi ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan terhadap konsep yang diperbaharui, tetapi juga ruang diskusi untuk menyempurnakan strategi pelaksanaan IFest 2026.
Bulan Maret ini Kabinet Cakrawala tidak hanya berjalan, tetapi juga bergerak dengan arah yang jelas. Dari kepedulian sosial, produktivitas keorganisasian, hingga ruang berekspresi dalam olahraga, seni, dan game, semuanya dirangkai menjadi satu kesatuan gerak. Semangat yang telah dinyalakan di bulan Maret ini diharapkan terus menjadi api yang menerangi perjalanan Himatif FMIPA Unpad ke depan.
Biro Media Informasi
Kabinet Cakrawala
Himatif FMIPA Unpad
Written by Jeane Claudia Sutanta
Design by Naomi Bennita Eunice Leksauly Marpaung & M Rangga Tri Utama Abdillah